MENGATASI PENYAKIT KULIT PADA BAYI DAN ANAK BALITA

Bayi dan anak-anak balita rentan terkena penyakit kulit. Penyakit kulit pada bayi dan anak balita umumnya sudah terjadi sejak lahir karena kulit bayi dan balita yang masih sensitif dan belum bisa melindungi kulit secara sempurna dari segala macam gangguan lingkungan seperti infeksi, reaksi alergi ataupun iritasi. Ini mengapa kulit bayi dan juga anak balita harus dijaga kebersihannya. Orangtua harus mengajari balita mereka cara membersihkan diri dengan baik dan benar agar anak terbiasa untuk bersikap bersih.

Meskipun demikian, kadang-kadang bayi dan balita tetap mendapatkan masalah kulit walaupun telah dijaga kebersihannya. Beberapa gangguan kulit seperti eksim susu, dermatitis, ruam popok dan lain sebagainya. Penyakit eksim susu misalnya sering diderita bayi dan batita. Gangguan kulit ini terlihat seperti kulit yang meradang, terasa lebih kering dan gatal. Penyebab eksim susu ini tidak diketahui secara pasti, namun banyak ahli menduga bahwa ada faktor genetik yang terlibat. Selain itu ada kemungkinan bayi atau batita alergi terhadap sesuatu.

penyakit kulit pada bayi

Image: agukaem.ru

Penyakit kulit pada bayi dan balita lainnya adalah dermatitis. Dermatitis Seboroik umumnya dialami bayi berusia 4 hingga 6 minggu. Jika kulit di bagian wajah, telinga, dada dan lipatan ketika atau paha terlihat seperti bersisik kemerahan dan berminyak, ada kemungkinan bayi atau balita mengalami dermatitis siboroik. Segera diperiksakan ke dokter agar bisa ditangani secara intensif. Penyebab dari penyakit ini belum diketahui dengan pasti, namun biasanya penyakit ini tidak muncul lagi ketika bayi sudah bertambah usianya.

Selain itu, bayi dan balita juga rentang terkena ruam popok. Penyakit kulit ini umumnya terjadi di bagian lipatan paha, perut dan pantat dimana popok dikenakan. Popok, baik popok kain atau diaper sekali pakai, dapat membuat kulit bayi yang masih halus tergesek dan kemudian iritasi. Popok yang kurang bersih, berbahan plastik atau tidak segera diganti begitu terkena kotoran dapat menimbulkan ruam popok berupa kulit kemerahan dan gatal. Oleh karena itu, ganti popok segera begitu bayi buang air. Bersihkan kulit, terutama bagian lipatan, dengan air bersih dan sabun lembut. Oleskan lotion atau salep khusus untuk ruam popok. Baca juga: 7 Cara Mudah Atasi Ruam Popok Si Kecil.

Penyakit kulit pada bayi dan balita yang paling umum adalah biang keringat. Biang keringat terjadi pada daerah sekitar punggung, dada dan juga dahi. Udara yang panas dan lembab ditambah dengan kebersihan kulit bayi yang kurang terjaga dapat menimbulkan masalah biang keringat pada bayi dan balita. Bersihkan kulit bayi dengan baik, kenakan pakaian longgar dari bahan yang menyerap keringat merupakan cara pencegahan yang bisa dilakukan orangtua. Gunakan talk khusus untuk mengobati biang keringat setelah badan bayi dibersihkan, ini akan membantu mengurangi rasa gatal dan tidak nyaman pada bayi.

Tags: Merawat Bayi

Related Post "MENGATASI PENYAKIT KULIT PADA BAYI DAN ANAK BALITA"

MAKANAN IBU MENYUSUI AGAR BAYI CERDAS & PINTAR
Apa saja makanan ibu menyusui agar bayi
PILIH GENDONGAN BAYI DEPAN ATAU SAMPING? INI PLUS MINUSNYA!
Pilih gendongan bayi depan atau samping? Pertanyaan
5 TIPS MENGASUH BAYI TANPA BABYSITTER
5 tips mengasuh bayi tanpa babysitter ini
ANAK BALITA SERING SAKIT, WAJARKAH?
Anak balita sering sakit, wajarkah? Tidak bisa