PERKEMBANGAN JANIN DAN 13 CARA MERAWAT KANDUNGAN

Posted on
Perkembangan Janin Dan 13 Cara Merawat KandunganBanyak dari pasangan orang tua baru ingin segera mempunyai bayi agar suasana di tengah keluarga menjadi semakin sempurna dan lengkap. Maka dari itu,banyak sekali banyak cara yang ditempuh oleh para orang tua dengan cara mengikuti atau melakukan program anak. Ketika seorang ibu mulai mengandung, jelas pengetahuan juga harus bertambah, mulai dari cara menjaga dan merawat kandungan, hingga pengetahuan tentang cara merawat bayi yang baru lahir.

Selain itu, orang tua juga harus mengetahui tentang perkembangan janin dan 13 cara merawat kandungan. Ini sangat penting agar bayi lahir sehat dan selamat sesuai dengan harapan orang tuanya. Apalagi jika Anda ingin mempunyai anak yang cerdas, tentu harus dipersiapkan sejak bayi dalam kandungan, seperti yang pernah kami tulis dalam tulisan berjudul Bayi Bisa Cerdas Sejak Dalam Kandungan. Berikut ini adalah perkembangan janin dan 13 cara merawat kandungan bagi para orang tua.
Perkembangan janin

Janin usia 8 minggu

Seluruh bagian organ tubuh utama bayi sudah mulai terbentuk meski belum berkembang sempurna. Bagian mata dan telinga bayi mulai terbentuk. Jantungnya berdetak kuat. Dengan ultrasound Anda dapat melihat denyut jantung janin.
Janin usia 8 minggu
Janin usia 12 minggu
Panjang janin pada usia ini sekitar 6,5 cm dan bobot janin sekitar 18 gram. Kepala bayi berubah menjadi lebih bulat dan wajahnya juga telah terbentuk dengan sepenuhnya. Bagian jari-jari tangan dan juga kaki terbentuk dan kukunya mulai tumbuh. Bayi juga mulai menggerak-gerakkan bagian tungkai dan lengannya, akan tetapi ibu belum bisa merasakan adanya gerakan-gerakan ini.
Janin usia 12 minggu
Janin usia 16 minggu
Panjang janin pada usia ini sekitar 16 cm dan bobotnya menjadi 35 gram. Dengan bantuan alat scan, Anda bisa melihat kepala dan juga tubuh bayi, Anda juga bisa melihat janin bergerak-gerak. Ia mulai menggerak-gerakkan seluruh bagian tungkai dan lengannya, menendang serta menyepak. Inilah tahap yang paling awal di mana seorang ibu bisa merasakan gerakan-gerakan bayi. Rasanya seperti ada seekor kupu-kupu di dalam perut. Namun, seorang ibu tidak perlu khawatir apabila belum bisa merasakan gerakan ini. Apabila si bayi merupakan anak pertama, biasanya seorang ibu agak lebih lambat dalam merasakan gerakan bayinya.
Janin usia 16 minggu
Janin usia 20 minggu
Bayi masih pada usia ini berenang-renang di dalam lautan air ktuban. Dia mulai tumbuh dengan pesat, baik itu dalam bobot ataupun panjangnya yang di usia 20 minggu ini telah mencapai panjang sekitar 25 cm, yaitu separuh dari panjang bayi ketika ia dilahirkan nanti. Bobot bayi juga sudah sekitar 340 gram. Bayi sering membuat gerakan-gerakan yang aktif dan bisa dirasakan ibunya. Mungkin ibu bisa memperhatikan ada saat di mana si bayi tampaknya tidur dan ada saat-saat lain di mana bayi dalam kandungan melakukan banyak gerak.
Janin usia 20 minggu
Janin usia 24 minggu
Di usia 24 minggu ini panjang bayi adalah sekitar 32 cm dan bobotnya menjadi sekitar 380 gram. Ibu bisa merasakan bagian-bagian dari tubuh bayi yang berbeda dan menyentuh bagian dinding perutnya. Otot rahim seorang ibu hamil mulai meregang dan terkadang seorang ibu juga merasakan sakit di bagian perutnya.
Janin usia 24 minggu
Janin usia 30 minggu
Di usia ini kepala bayi sudah berukuran proporsional dengan tubuhnya. Seorang ibu hamil mungkin akan mengalami tekanan di bagian diafragma dan juga perut. Di usia 30 minggu ini bobot bayi menjadi sekitar 1700 gram serta panjangnya sekitar 40 cm.
Janin usia 30 minggu
Janin usia 36 minggu
Di usia ini bayi sudah berkembang hampir sepenuhnya. Sewaktu-waktu dia juga dapat turun ke rongga pinggul sang ibu. Kulit bayi sudah mulai halus dan sekarang tubuhnya juga montok. Apabila dia bangun, maka matanya terbuka dan dia mampu membedakan antara gelap dan terang. Di usia 36 minggu ini panjang bayi adalah sekitar 50 cm dan bobotnya adalah antara 2380 hingga 4380 gram.
Janin usia 36 minggu
Janin usia 37 hingga 42 minggu
Di usia ini bayi sudah siap lahir. Seorang ibu tidak perlu khawatir apabila bayinya tidak lahir tepat pada perkiraan waktu yang telah disebutkan dokter atau bidan. Faktanya hanya 5% saja  bayi lahir tepat pada tanggal yang telah diperkirakan. Di usia ini rambut lanugo atau rambut badan bayi telah hilang meskipun mungkin masih ada sedikit yang tersisa di bagian punggung dan dahinya.

Cara merawat bayi dalam kandungan
  1. Sebaiknya seorang ibu hamil selalu mengontrol bayi secara rutin, terutama saat melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan.
  2. Hindarilah terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak aman bahkan berbahaya bagi kandungan
  3. Hindari asap rok0k. Baik asap langsung atau aktif maupun pasif.
  4. Perbanyak minum air putih.
  5. Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi dan ibu hamil. Lebih baik Anda berkonsultasi dengan dokter tentang yang satu ini.
  6. Waspadai mengkonsumsi jamu atau obat-obatan tertentu yang mungkin bisa berbahaya bagi bayi dalam kandungan.
  7. Minimalisir atau hentikan dulu penggunaan kosmetik, karena bahan-bahan tertentu dalam kosmetik berbahaya juga bagi kandungan. Konsultasilah ke bidan atau dokter. Beberapa penelitian dapat menunjukkan bahwa penggunaan lotion dan juga produk kecantikan lainnya bisa mempengaruhi kadar h0rmon. Para ahli juga menyarankan untuk memilih lotion yang mempunyai kandungan bahan alami, misalnya seperti minyak zaitun, teh hijau ataupun biji anggur dibandingkan dengan yang mempunyai kandungan mineral minyak bumi.
  8. Istirahat yang cukup.
  9. Hindarilah mandi dengan berendam di dalam air hangat atau memasak dekat kompor yang panas saat hamil. Ini sangat berbahaya bagi kandungan.
  10. Hindari mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak sampai matang ataupun hanya setengah matang, karena jenis makanan seperti ini dapat meningkatkan resiko akan terkena penyakit toksoplasma.
    ibu hamil berjilbab
  11. Lakukanlah olahraga dengan teratur, kehamilan tidak menjadi alasan untuk berhenti berolahraga. Tentu saja yang lebih baik adalah dengan berolahraga yang khusus untuk ibu hamil. Karena olahraga yang terlalu keras justru membahayakan janin.
  12. Dilarang kontak langsung dengan berbagai produk pembersih rumah tangga yang memiliki kandungan bahan kimia, misalnya seperti cairan pembersih lantai dan juga kamar mandi. Beberapa penelitian pernah membuktikan kaitan serius tentang gangguan perkembangan janin dalam kandungan akibat hal ini. Alternatif lain untuk membersihkan rumah adalah dengan baking soda atau cuka dan air.
  13. Hati-hati dalam menggunakan pewarna rambut. Wanita hamil bukannya tidak diperbolehkan untuk mewarnai rambut, namun Anda harus memilih produk apa yang akan Anda gunakan. Pewarna rambut alami seperti henna dan juga pewarna nabati lebih aman untuk wanita yang sedang hamil dibandingkan dengan cat rambut yang berbahan kimia

Selain beberapa cara dan tips menjaga dan merawat bayi dalam kandungan tersebut, ada baiknya Anda mengatur pola hidup sehat agar bayi yang anda kandung dan juga ibunya selalu sehat serta agar lancar dalam proses kelahiran nanti. Jika Anda ingin melihat video perkembangan janin di dalam kandungan, Anda bisa LIHAT DISINI.