MEMILIH MAINAN ANAK YANG AMAN DAN EDUKATIF

Posted on
Memilih Mainan Anak Yang Aman Dan Edukatif– Bermain dengan berbagai macam mainan adalah kegiatan yang paling disukai hampir semua anak-anak. Mainan sebenarnya bukan hanya sekedar barang yang selalu menemani balita dan juga anak dalam bermain, namun jika dilihat secara psikologis, mainan juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan serta pertumbuhan si buah hati. Oleh sebab itulah, orangtua harus cerdas dalam cara memilih mainan untuk anak agar dapat membantu tumbuh kembang buah hati dengan mainannya sekaligus dapat mengasah kecerdasan otak anak dan juga intelegensi mereka dalam memahami cara kerja mainannya. Itulah salah satu alasan mengapa orang tua harus memilih mainan anak yang aman dan edukatif.
anak bermain
Mainan edukatif perlu dipilih oleh para orang tua untuk dapat menstimulasi dan juga mengembangkan rasa percaya diri serta mengembangkan kecerdasan anak. Mainan anak edukatif sudah kita bisa dibeli dimana-mana, karena yang jual mainan anak baik itu secara online ataupun ditoko-toko mainan tidak sulit kita temukan. Tinggal kita saja sebagai orang tua jangan sampai salah pilih. Tentu saja ada rambu-rambu tertentu dalam cara memilih mainan untuk anak. Berikut ini ada beberapa manfaat mainan edukatif dan tips bagi para orang tua untuk memilih mainan anak edukatif.

1. Periksa Label mainan
Bagaimanapun juga yang paling utama adalah keamanan anak atau balita Anda. Pilih mainan edukatif yang sesuai dengan usia buah hati Anda. Pilihlah mainan anak yang aman dan edukatif dengan melihat label usia yang tertera pada mainan. Berikan mainan untuk anak 1 tahun atau mainan untuk anak 2 tahun dan demikian seterusnya sesuai dengan usia. Perhatikanlah setiap keterangan yang tertera pada kemasannya.

2. Mainan Yang Melatih Konsentrasi Anak
Salah satu ciri mainan mainan anak edukatif ialah mainan yang dibuat dengan tujuan meningkatkan kemampuan atau menggali kemampuan sang buah hati. Salah satunya adalah meningkatkan kemampuan konsentrasinya. MIsalnya seperti puzzle, ini termasuk mainan anak edukatif. Biasanya seorang anak akan asyik dalam menyusun puzzle dan lebih berkonsentrasi sehingga dia tidak akan melakukan aktifitas yang lain. Ini dapat membuat daya konsentrasinya jadi lebih terasah dan juga tergali. Anda sebagai orang tua bisa membantu si buah hati dalam bermain puzzle sekaligus membimbing mereka, latihlah anak-anak untuk dapat menyelesaikan puzzle. Baik mainan puzzle yang bentuknya berupa gambar ataupun puzzle yang dibuat menyusun suatu bentuk tertentu. Selain itu, beberapa jenis puzzle ada juga yang dirancang untuk dapat melatih kreatifitas anak, misalnya seperti puzzle 3D, atau dalam bentuk yang paling sederhana seperti main rumah-rumahan, dalam permainan ini biasanya anak-anak buah hati kita menyusun bantal, guling serta berbagai benda di dalam rumah dalam permainan mereka ini. Hal ini tidak apa-apa asalkan Anda selalu mengawasi mereka.
Anak bermain puzzle
3. Pilih Mainan Yang Tidak Mudah Rusak
Pastikan Anda membeli mainan yang tidak mudah rusak atau copot. Pilih mainan yang cukup kuat agar tidak menimbulkan bahaya bagi anak. Banyak sekali mainan anak murah tapi sebenarnya tidak aman. Mainan anak yang mudah copot ataupun pecah tentu sangat berbahaya dipegang buah hati Anda, padahal memegang mainan bagi seorang anak cukup penting untuk dapat menstimulasi motorik halus atau juga motorik kasar anak. Mainan anak yang edukatif dapat menstimulasi motorik halus anak ketika dipegang oleh kelima jari mungilnya. Begitu juga ketika mainan diangkat, di lempar ataupun digerak-gerakkan akan menstimulasi motorik kasar anak.

4. Mainan Yang Melatih Bahasa Dan Wawasan
Memilih mainan edukasi bagi anak Anda akan lebih baik lagi apabila dibarengi dengan cerita atau kisah. Ini akan dapat meningkatkan kemampuan si buah hati dalam berbahasa sekaligus menambah wawasannya. Buku-buku cerita dengan disertai gambar bisa jadi salah satu alternatif, banyak sekali buku cerita untuk buah hati dari usia 3 hingga 12 tahun di berbagai toko buku. Atau untuk anak yang masih balita Anda dapat memberikan mainan edukasi seperti benda dengan yang mempunyai  berbagai macam bentuk dan juga warna, seperti mainan yang berbentuk kotak, bentuk bulat, persegi empat dengan pilihan berbagai warna agar balita dapat sekaligus belajar mengenal jenis-jenis warna juga.

5. Mainan Yang Mengenalkan Konsep Sebab Akibat
Saya rasa sudah cukup banyak yang jual mainan anak edukatif dengan model seperti ini. Mungkin Anda pernah juga melihat yang jual mainan anak berupa suatu benda yang dapat dimuat ataupun dimasukkan kepada benda yang lainnya. Ini sangat berguna untuk dapat melatih anak agar mampu memahami bahwa benda yang ukurannya lebih kecil bisa dimasukkan atau dimuat dalam benda lain yang lebih besar dan tentu sebaliknya benda yang berukuran lebih besar tidak dapat dimasukkan ataupun dimuat dalam benda yang berukuran lebih kecil. Ini dapat mengajarkan pada buah hati Anda cara yang paling mendasar untuk memahami sebuah konsep sebab akibat.
Anak sedang bermain
Itulah sebagian tips dalam memilih mainan anak yang aman dan edukatif menurut beberapa ahli psikologi anak dan balita. Jangan asal memilih mainan anak murah, tapi juga pertimbangkan untuk memilih mainan yang dapat memberikan stimulasi dalam perkembangan anak Anda, baik itu secara fisik, kognitif,motorik, psikososial dan kemandirian serta keberanian..