KAPAN MENDIDIK ANAK BELAJAR BAHASA ASING?

Posted on
Kapan Mendidik Anak Belajar Bahasa Asing?Hidup di zaman modern yang seperti sekarang ini memang penuh dengan kompetensi yang cukup ketat. Hal tersebut secara tidak langsung dapat mendorong para orang tua untuk jauh lebih sigap lagi untuk menyiapkan buah hatinya dengan pendidikan yang memadai dan berbagai keterampilan khusus sejak anak usia dini.

Salah satu keterampilan yang sering dipersiapkan oleh orang tua, selain kemampuan dalam bidang teknologi, adalah kemampuan berbahasa. Sejak dini anak sudah dijejali dengan berbagai keterampilan berbahasa asing, entah itu bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Mandarin, Bahasa Francis, Bahasa German dan lain-lain. Berbagai lembaga pendidikan juga mulai banyak bermunculan yang menawarkan pendidikan bahasa asing pada balita. Namun tahukah Bunda, kapan sebenarnya anak-anak bisa mulai belajar berbagai macam bahasa asing di luar bahasa ibu, atau dengan kata lain kapan mendidik anak belajar bahasa asing?
anak belajar bahasa
Menurut Dr. dr. Ahmad Suryawan, SpA (K), yang merupakan Ketua Divisi Tumbuh Kembang di RSUD dr. Soetomo Surabaya mengatakan bahwa memang tidak ada salahnya untuk mengajari si kecil bahasa ibu dan bahasa asing sekaligus. Namun dia menegaskan bahwa sebaiknya hal ini dilakukan setelah si kecil berusia dua tahun.

Dalam periode 1.000 hari atau ketika anak belum berusia dua tahun merupakan masa kritis otak anak yang sedang berkembang. Sebaiknya pada masa ini, si buah hati cukup mempelajari satu bahasa saja agar tidak mengganggu kemampuan bicara dan berbahasanya. Demikian yang diungkapkan Ahmad Suryawan pada saat seminar tentang Media Edukasi Kemampuan Bicara – Bahasa, Awal Bagi Kecerdasan Dan Perilaku Anak yang bertempat di Hotel Gran Melia – Jakarta sebagaimana dikutip oleh tribunnews.com.

Jika kemampuan bicara dan berbahasa pada anak terganggu, maka hal tersebut dapat mengakibatkan gangguan bagi kecerdasan dan juga gangguan pada perilaku anak. Padahal kemampuan bicara dan berbahasa merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam pembentukan struktur otak anak untuk perkembangan kemampuan kognitif dan juga perilaku anak.

Masalah gangguan bicara pada anak sebenarnya mencakup tiga faktor yang jadi penyebabnya. Yang pertama adalah karena adanya kerusakan otak, yang kedua karena adanya kerusakan pada organ penerima (indra) dan yang ketiga adalah karena adanya gangguan input alias kurang ataupun salah dalam menstimulasi.

Berdasarkan pemaparan Dr. dr. Ahmad Suryawan, SpA (K), pemberian bahasa kedua atau bahasa asing terlalu dini termasuk dalam masalah gangguan input dikarenakan salah dalam menstimulasi. Dia menghimbau agar para orang tua mesti aktif dalam menstimulasi kemampuan berbicara anak dan juga kemampuan berbahasa si buah hati dengan cara mengajak berbicara dengan bahasa yang bisa dan mudah dimengerti oleh anak dan dengan menggunakan kata-kata atau nama-nama benda yang ada di sekitar mereka. Setelah anak menginjak usia dua tahun, barulah orang tua boleh memberikan pendidikan bahasa kedua atau bahasa asing dan seterusnya.

Nah Bunda, sekarang sudah tahu bukan kapan mendidik anak belajar bahasa asing? Jangan terlalu dini ya!