CARA MENGATASI ANAK CEREWET & BANYAK TANYA

Posted on

Bagaimana cara mengatasi anak cerewet & banyak tanya? Mulai usia 1 tahun, umumnya anak-anak sudah dapat mengucapkan kata pertamanya. Tentu bukan tidak mungkin, sejak saat itu juga buah hati Anda mulai cerewet walaupun dengan bahasa yang diucapkannya belum terlalu jelas artinya. Dijelaskan oleh Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si, Psi atau yang sering disapa Nina, seorang psikolog anak & keluarga, seperti yang dikutip oleh detikHealth, anak yang cerewet memang bisa jadi nantinya akan banyak berbicara atau memang kemampuan berbahasanya sedang berkembang. Karena sesuai dengan tahap perkembangan anak, di usia 1 tahun seorang anak sudah mampu mengucapkan kata pertamanya. Pada usia 18 bulan hingga 2 tahun akan ada sebuah ledakan bahasa.

Dijelaskan lagi oleh Nina, ledakan bahasa ini terjadi pada saat awalnya anak hanya mampu mengucapkan 1 – 2 kata. Namun, tahu-tahu, banyak juga bahasa yang bisa dia ucapkan. Apabila tidak terjadi ledakan bahasa, para orang tua perlu mengecek apakah mungkin ada keterlambatan perkembangan bahasa pada anak. Atau memang anak Anda termasuk pendiam. Baca juga: Kenali Tanda Si Kecil Terlambat Bicara.

cara mengatasi anak cerewet & banyak tanya
Image: www.babycenter.com

Lalu bagaimana cara mengatasi anak cerewet & banyak tanya? Anak akan cerewet atau tidak itu tergantung dari kesempatan. Ada si kecil yang senang ngobrol, dan itu memang bawaan. Namun ada juga anak yang malas untuk bicara, artinya buah hati Anda sebenarnya mampu untuk bicara namun dia dapat memilah kapan dia perlu bicara kapan tidak.

Setelah berusia dua tahun, dimana bicara si kecil sudah jelas, mereka biasanya akan lebih senang untuk bertanya. Dalam bersikap, Nina menganjurkan sebaiknya para orang tua menjawab apa pun yang ditanyakan anak. Misalnya saja dengan memberi tahu bahwa benda yang ia tunjuk itu adalah meja, mobil & sebagainya. Kemudian, usakahan juga Anda sebagai orang tua memberi jawabannya jangan yang itu-itu saja. Contohnya pada saat anak bertanya tentang cendol, Bunda bisa menjelaskan bahwa minuman tersebut ialah cendol yang warnanya hijau, kemudian airnya cokelat serta ada es-nya. Dengan kata lain, Anda menjawab pertanyaan si buah hati dengan cara menceritakan benda yang ditanyakan tersebut sehingga kosakata anak nantinya makin beragam. Baca juga: Cara Mudah Memahami Arti Bahasa Bayi.

Perlu diingat juga terkadang seorang anak suka bertanya ulang, dia sering nanya tentang yang itu itu saja dan yang sudah pernah ditanyakannya sebelumnya. Nah jika demikian, orang tua sebaiknya bertanya ulang, karena terkadang anak hanya ingin bertanya saja meskipun dia sudah mengetahui itu apa.

Ada kalanya orang tua perlu meminta anaknya untuk diam dan juga berhenti bicara atau bertanya  sejenak. Contohnya pada saat orang tuanya sedang berbicara dengan orang lain, atau saat orang tua sedang berdoa bersama di dalam sebuah acara, Anda jangan ragu untuk menyuruh si kecil diam. Sehingga, anak akan tahu kapan dia boleh bicara & kapan dia harus menunda dulu bicaranya. Tapi, tentu saja dalam melakukan hal tersebut, jangan dengan menggunakan nada keras ataupun suara kencang seperti membentak. Karena, cara seperti itu justru akan menimbulkan trauma ada anak dan efeknya membuat anak akan jadi malas untuk bertanya. Lebih baik, beri saja penjelasan pada si kecil kenapa ia harus menunda dulu bicaranya dengan nadabicara  yang lembut & tanpa membentak. Baca juga: Bahaya Membentak Bagi Kardiovaskular Anak.

Nah sekarang Anda sudah faham bagaimana cara mengatasi anak cerewet & banyak tanya. Sebaiknya nikmati saja masa-masa ini, karena ini merupakan moment berharga Anda bersama si kecil dan tidak akan berlangsung lama dalam periode perkembangannya ini, mungkin saja di saat dia sudah besar nanti dan anak jauh dari Anda, masa-masa ini akan Anda rindukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *