6 TIPS ANAK MANDIRI DENGAN PEKERJAAN RUMAH TANGGA

Posted on
6 Tips Anak Mandiri Dengan Pekerjaan Rumah Tangga – Apakah Anda pernah melihat si kecil ingin ikut membantu saat Anda melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah Apakah itu tidak apa-apa? Mengapa tidak! Meskipun terlihat sepele, namun kegiatan seperti ini ternyata banyak membawa dampak positif.

Mempunyai pembantu rumah tangga, ditambah lagi dengan adanya baby sitter, biasanya akan membuat para orang tua akan berpikir berulang kali apabila akan melibatkan si kecil dalam melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga di rumah.  Melihat buah hati ikut bersusah payah untuk membersihkan tempat tidurnya sendiri dengan tangan-tangan mungilnya, ataupun membiarkan dia ikut menyapu, atau bahkan mengepel.  Duh rasanya sebagai orang tua kita tidak tega!
Anak lucu memasak
Namun sebenarnya, pembiasaan anak-anak untuk melakukan beberapa tugas rumah tangga akan membawa berbagai manfaat bagi mereka sendiri.  Anak-anak nantinya akan merasa sebagai bagian dari keluarga yang ikut memberikan kontribusi secara langsung pada kelompoknya yang terdekat ini.  Selain itu,buah hati Anda juga akan belajar akan arti tanggung jawab, kemandirian dan kewajiban.  Dan tentu saja, anak Anda membiasakan berdisiplin terhadap kebersihan, keteraturan dan juga aturan yang terdapat dalam setiap rumah tangga.

Anak yang sudah terbiasa membantu beberapa pekerjaan rumah tangga di rumah juga akan lebih rajin dalam berbagai situasi.  Anak-anak juga akan tumbuh menjadi sosok yang lebih mudah untuk  menghargai orang lain, dan tentunya akan lebih mudah berterima kasih pada apapun yang telah orang lain lakukan padanya. Selain itu, si kecil juga akan terasah motorik kasar dan motorik halusnya dengan melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga di rumah sendiri, serta akan menjadikannya seorang anak yang sangat terampil dalam bekerja. Akan tetapi bagaimana caranya agar si buah hati mau ikut menyingsingkan lengan bajunyaagar bersedia mengerjakan tugas-tugas rumah tangga? Berikut 6tips anak mandiri dengan pekerjaan rumah tangga:

  1. Cobalah Anda bangun pemahaman agar si kecil merasa bagian dari keluarga.  Sehingga rasa susah dan senang mesti dilakukan secara bersama-sama.  Bilang saja pada anak, Kamu bagian penting dari keluarga ini, bantu Bunda yuk, kita membereskan rumah sama-sama.
  2. Bangunlah suasana bekerja dengan anak yang menyenangkan. Misalnya seperti sambil mendengarkan musik kesukaannya atau sambil bernyanyi bersama. Setelahnya pekerjaan selesai, Anda dapat memasak makanan kesukaannya yang enak untuk dinikmati bersama-sama. Cara seperti ini juga akan mampu membangun kebersamaan yang lebih menyenangkan di dalam keluarga.
  3. Anak tidak akan mau melakukan pekerjaan rumah tangga apabila Anda juga tidak melakukan pekerjaan Anda sendiri. Apabila meminta si kecil untuk melakukan sesuatu, ajarkan dia dengan contoh ataupun teladan. Apalagi jika Anda melakukannya secara bersama-sama dalam suasana yang sangat menyenangkan.
  4. Jadikan kegiatan seperti ini sebagai sebuah kebiasaan, misalnya pada hari Minggu pagi dijadikan sebagai hari untuk membersihkan seisi rumah secara bersama-sama.  Atau ada sebuah aturan yang tidak tertulis untuk selalu membereskan tempat tidur dipagi bagi semua anggota keluarga.
    Foto anak lucu memasak
  5. Mengerjakan pekerjaan rumah tangga juga menjadi ajang bagi anak untuk belajar mandiri.  Misalnya dengan meminta anak balita untuk membantu memisah-misahkan isi keranjang cucian. Pakaian yang berwarna disatukan dengan pakaian berwarna lainnya, sedangkan yang berwarna putih disatukan dengan yang berwarna putih lagi. Sambil bekerja, anak juga bisa belajar untuk mengelompokkan. Ini sekaligus melatih daya konsentrasi anak.
  6. Anda juga bisa mengajari buah hati dengan bermain dengannya terlebih dahulu.  Misalnya seperti saat Anda sedang menyetrika pakaian. Sediakan untuk anak setrika mainan, sehingga dia juga bisa ikut belajar untuk menyetrika baju-baju bonekanya sendiri.  Dia pasti akan merasa bangga, karena dia juga seterampil bundanya.

Demikianlah 6 tips anak mandiri dengan pekerjaan rumah tangga. Jika dilatih dengan cinta dan penuh kesabaran, si kecil pasti akan tumbuh menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.