KELUAR FLEK SAAT HAMIL MUDA, BERAPA LAMA NORMALNYA?

Keluar flek saat hamil muda, berapa lama normalnya & bahayakah? Pertanyaan tersebut tentu sering dilontarkan sebagian ibu hamil, terutama jika baru mengalami kehamilan pertama. Karena tentunya seorang wanita masih banyak mengalami kejadian yang serba pertama dalam hidupnya.

Keluar flek atau yang juga dinamakan dengan spotting sendiri adalah gejala perdarahan ringan yang bisa saja terjadi kapanpun pada saat menjalani masa hamil, terutama yang banyak terjadi adalah saat hamil muda atau trimester pertama. Sekitar 20% ibu hamil mengalami spotting seperti itu pada trimester pertama. Hal tersebut sebenarnya normal saja dan merupakan bagian alami dari proses kehamilan, namun perlu juga dipastikan bahwa tidak ada komplikasi. Jadi memeriksakan diri ke dokter kandungan merupakan langkah bijak agar dapat diperiksa kandungannya.

Keluar flek saat hamil muda, berapa lama normalnya & bahayakah?

Flek saat hamil, berapa lama normalnya & bahayakah?
(Image: kidspot.com.au)

Siapapun bisa saja mengalami keluar flek saat hamil muda atau mengalami perdarahan. Warna bercak flek pada ibu hamil bisa berwarna merah muda, bisa merah kecokelatan ataupun berwarna cokelat seperti darah yang mengering.

Flek saat hamil muda sebenarnya berbeda dengan pendarahan. Keluar flek saat hamil muda pada area kewanitan sering terjadi pada saat trimester pertama kehamilan & biasanya tidak menjadi sebuah masalah yang serius. Namun, flek ataupun pendarahan tersebut jika terjadi pada trimester kedua atau ketiga sebaiknya Anda mewaspadainya karena bisa saja menjadi tanda komplikasi kehamilan.

Penyebab Flek Saat Hamil

Salah satu penyebab keluar flek saat hamil muda adalah hubungan in-tim. Hal ini karena daerah serv!ks pada seorang wanita hamil akan menerima aliran darah lebih banyak. Hal itu yang dinamakan dengan ektopie atau suatu kondisi di mana selaput lend!r rahim Anda tumbuh berlebihan sampai ke bagian leher rahim. Sifatnya memang mudah berdarah akibat adanya sentuhan atau gesekan, sehingga menimbulkan munculnya flek-flek darah setelah Anda melakukan hubungan sek-sual dengan suami. Hal tersebut wajar & normal serta biasanya tidak menimbulkan keguguran.

Meskipun wajar terjadi dan normal saja seorang ibu hamil muda mengalami flek. Namun Anda juga harus mewaspadai kemungkinan serius lainnya dengan cara melakukan pemeriksaan ke dokter. Berikut beberapa hal serius munculnya flek saat hamil yang diserta gejala lainnya yang harus Anda ketahui & waspadai.

Gejala Keguguran

Keluar flek pada ibu hamil bisa juga menjadi tanda awal keguguran ataupun kehamilan ektopik. Pada kedua kasus tersebut, keluarnya flek disertai dengan kram atau nyeri pada bagian perut atau panggul. Keguguran perdefinisi merupakan keluarnya sebagian ataupun seluruh hasil konsepsi yang sering terjadi di awal kehamilan & biasanya pada saat janin belum berkembang. Pendarahannya juga bisa semakin parah.

Gejala Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik ialah kehamilan seorang wanita yang terjadi di luar rahim, yaitu pada tuba falopi atau pada bagian rongga perut lainnya. Anda harus segera memeriksakan diri apabila terjadi flek selama menjalani kehamilan, sebab kehamilan ektopik ini membahayakan nyawa.

Umumnya, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan USG transvag!nal & terapi kehamilan ektopik ini adalah tindakan operasi untuk dilakukan pengangkatan sel telur yang sudah telanjur berkembang di tuba falopi sebelum nantinya menimbulkan kerusakan yang jauh lebih parah pada organ repro-duksi lainnya.

Tanda-tanda kehamilan ektopik ini antara lain adalah mengalami kram dan nyeri yang sering terjadi pada perut bagian bawah, rendahnya tingkat hormon hCG & perdarahan pada area kewanitaan. Kehamilan ektopik juga bisa terjadi berulang kali apabila seorang wanita memiliki  riwayat kehamilan ektopik.

Ada Masalah Pada Plasenta

Jika muncul masalah pada plasenta, maka flek pada ibu hamil bisa terjadi pada saat trimester kedua atau ketiga. Keluarnya flek pada ibu hamil atau darah harus diwaspadai sebab mungkin saja yang terjadi adalah karena terpisahnya plasenta dari dinding rahim Anda. Selain itu, kelahiran yang prematur pun mungkin saja terjadi.

Jika Anda mengalami beberapa hal yang disebutkan dalam 3 point diatas, segeralah periksakan diri ke dokter, bidan ataupun rumah sakit untuk segera menghentikan pendarahan & untuk mengetahui penyebab keluarnya flek tersebut. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dengan menggunakan USG trans-vag!nal & abdominal untuk dapat melihat kondisi janin. Apakah janin Anda baik-baik saja atau telah terjadi komplikasi. Lihat juga: 7 Tanda Kehamilan Yang Sehat & Normal.

Flek Yang Normal Saat Hamil

Sebelumnya sudah disebutkan pada awal tulisan ini bahwa normal dan wajar saja jika Anda mengalami keluar flek saat hamil muda.  Biasanya flek dan darah yang normal tersebut keluarnya tidak terlalu banyak, hanya bercak saja dan biasanya terjadi 1-2 hari. Anda tentu tidak perlu khawatir sebab hal tersebut tidak akan berbahaya bagi Anda dan juga janin.

Namun, jika perdarahannya menandakan keguguran atau prematur atau juga karena adanya plasenta yang menutupi jalan lahir seperti flek atau pendarahan yang banyak, keluar terus menerus, mengalami salah satu gejala lainnya seperti demam, sakit pada perut bagian bawah dan panggul atau disertai kram perut maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar diketahui penyebabnya, untuk menghilangkan kekhawatiran dan agar mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Penanganan awal jika mengalami perdarahan saat hamil muda adalah segera berisitirahat. Langkah lainnya yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Berbaringlah dan minimalisir waktu berdiri juga berjalan. Jika diperlukan, mintalah izin tidak masuk kerja bagi Anda ibu hamil yang masih bekerja.
  • Hindari dulu melakukan hubungan in-tim saat hamil selama perdarahannya berlangsung.
  • Jangan pernah memakai pembersih vag!na.
  • Hindari pemakaian tampon. Disarankan untuk lebih memilih pembalut biasa saja. Manfaatkan pembalut tersebut untuk memudahkan Anda menghitung seberapa banyak perdarahan yang terjadi.
  • Perhatikan juga warna darah yang keluar tersebut, misalnya apakah berwarna merah muda, merah kecokelatan, ataukah merah terang & lain-lain.
  • Waspadai perdarahan Anda jika keluar semakin deras & menyerupai darah haid, berwarna merah menyala, atau disertai kram perut. Selain itu, perlu diwaspadai juga perdarahan yang terjadi secara terus menerus saat Anda hamil muda

Sampai kapan harus beristirahat atau bedrest jika mengalami flek ini tidak dapat di hitung seberapa lama waktunya, sebab setiap ibu hamil yang tentu kondisinya berbeda. Intinya banyak istirahat selama kehamilan sebisa mungkin perlu Anda lakukan untuk mengurangi berbagai macam aktivitas yang biasa Anda jalani saat sebelum hamil, sehingga perbedaan aktivitas tersebut diharapkan mampu membantu meredakan keluarnya flek saat hamil. Lihat juga: Cara Membedakan Keputihan Yang Normal & Bahaya Saat Hamil.

Semoga sekarang Anda sudah faham tentang masalah keluar flek saat hamil muda, berapa lama normalnya dan gejala seperti apa yang menyertai flek pada ibu hamil yang berbahaya itu. Selain itu, sebaiknya Anda selalu mengkonsumsi berbagai makanan & minuman yang sehat, seperti makanan yang banyak mengandung zat besi & folat, buah-buahan serta sayuran segar. Hindari dulu makanan cepat saji dan semacamnya selama kehamilan, rutin olahraga ringan seperti jalan kaki 10-15 menit setiap hari serta hindari aktifitas berat yang melelahkan agar Anda dan janin dalam kandungan selalu sehat.

Tags: Ibu Hamil

Related Post "KELUAR FLEK SAAT HAMIL MUDA, BERAPA LAMA NORMALNYA?"

3 PERKEMBANGAN BAYI TRIMESTER PERTAMA KEHAMILAN
3 fase atau tahap perkembangan bayi trimester
4 EFEK POSITIF MUSIK KLASIK UNTUK IBU HAMIL
4 Efek musik klasik untuk ibu hamil
4 MANFAAT BUAH MELON UNTUK IBU HAMIL, LUAR BIASA!
4 manfaat buah melon untuk ibu hamil