CARA MERAWAT LUKA TALI PUSAR BAYI BARU LAHIR

Bagaimana cara merawat luka tali pusar bayi baru lahir? Semua bayi yang baru saja dilahirkan pasti mempunyai luka di bagian perutnya akibat tali pusarnya yang baru dipotong. Normalnya, luka ini akan kering dan juga sembuh setelah satu hingga tiga minggu sejak kelahiran si kecil. Banyak orang yang menyebutkan bahwa luka di perut bayi akibat tali pusarnya yang terpotong bisa saja sembuh dengan lebih cepat jika Anda memberikan alko-hol pada luka tersebut. Apakah cara tersebut benar?

Seperti dikutip dari web vemale.com, membersihkan luka tali pusar si kecil dengan alko-hol ternyata tidak akan membuat proses penyembuhan luka pusarnya jadi lebih cepat. Sebaliknya, membersihkan luka dengan cara seperti itu dapat memicu timbulnya masalah infeksi. Terlebih lagi jika Anda mengoleskan alko-hol tersebut dengan memakai bola-bola kapas, serabut-serabut dari kapas berpotensi besar menempel pada luka bayi anda.

Cara merawat luka tali pusar bayi

Image: www.annewilmusphotography.com

Jadi, bagaimana cara merawat luka tali pusar bayi baru lahir yang benar? Merawat luka di perut akibat tali pusarnya yang dipotong sebaiknya jangan diapa-apakan. Biarkan saja luka tersebut mengering dan sembuh dengan sendirinya atau secara normal. Selama dalam proses pengeringan luka pusar tersebut, ada baiknya jika Anda tidak memakaikan popok dan juga kaos yang dapat menutupi luka tersebut. Usahakanlah untuk ‘mengekspos’ luka itu supaya cepat kering. Jadi, apabila Anda mendengar mitos bahwa luka dari tali pusar si buah hati bisa sembuh dengan cara mengoleskan alko-hol dan membalutnya dengan kain kasa, maka hal itu salah besar.

Hal lainnya yang juga perlu Anda perhatikan saat proses pengeringan dan juga penyembuhan luka tali pusar si kecil adalah jangan memandikan bayi. Hal tersebut penting sebab mandi akan membuat tubuh bayi basah terkena air dan secara otomatis membuat lukanya terkena air dan tidak dapat segera kering. Oleh sebab itu, sebelum luka pusarnya benar-benar kering dan juga sembuh, bersihkanlah tubuh buah hati Anda dengan lap yang telah dibasahi dengan air hangat dan hindari area luka pusarnya saat membersihkan badan si kecil.

Selain itu, hal lainnya yang juga penting untuk Anda ketahui di dalam merawat luka pada perut si buah hati akibat tali pusarnya yang dipotong adalah jangan melepaskan lukanya yang kering, biarkan saja luka itu terlepas dengan sendirinya secara alami. Saat lukanya yang kering telah terlepas dari kulit si kecil, Anda mungkin akan melihat sedikit darah pada bekas lukanya. Bersihkan darah itu memakai kain bersih dengan pelan-pelan tanpa mengoleskan cairan apapun pada lukanya. Baca juga: Jangan Langsung Potong Pusar Bayi yang Baru Dilahirkan, Ini Bahayanya!

Sedangkan jika Anda melihat ada cairan berwarna kekuningan yang keluar bersamaan dengan darah dari bekas lukanya, maka bisa jadi hal itu merupakan tanda infeksi. Segeralah periksakan hal tersebut ke dokter untuk dapat memastikan apakah hal itu normal ataupun infeksi yang membutuhkan penanganan medis khusus.

Nah sekarang Anda sudah tahu bukan cara merawat luka tali pusar bayi baru lahir yang benar? Semoga tidak salah langkah lagi dalam menanganinya agar buah hati Anda terhindar dari masalah kesehatan yang lebih seius dan juga agar selalu sehat.

Tags: Bayi Baru Lahir Merawat Bayi

Related Post "CARA MERAWAT LUKA TALI PUSAR BAYI BARU LAHIR"

MAKANAN IBU MENYUSUI AGAR BAYI CERDAS & PINTAR
Apa saja makanan ibu menyusui agar bayi
PILIH GENDONGAN BAYI DEPAN ATAU SAMPING? INI PLUS MINUSNYA!
Pilih gendongan bayi depan atau samping? Pertanyaan
5 TIPS MENGASUH BAYI TANPA BABYSITTER
5 tips mengasuh bayi tanpa babysitter ini
ANAK BALITA SERING SAKIT, WAJARKAH?
Anak balita sering sakit, wajarkah? Tidak bisa