50 FAKTA BAYI BARU LAHIR INI WAJIB DIKETAHUI ORANGTUA

50 fakta bayi baru lahir ini perlu diketahui oleh para orang tua, terutama yang baru memiliki momongan. Hal tersebut karena ada beberapa kondisi yang akan membuat orang tua baru merasa kaget jika melihat ada sesuatu yang ganjil pada buah hatinya, padahal kondisi tersebut normal saja. Berikut fakta-fakta penting tersebut yang dilansir oleh health.detik.com:

 

1. Punya Tanda Lahir

Umumnya tiap bayi baru lahir mempunyai minimal satu tanda lahir. Dan biasanya tanda lahir ini nantinya akan menghilang dengan sendirinya ketika anak berusia tiga tahun. Tapi beberapa tanda lahir akan ada yang menetap, bahkan melebar. Hal ini disebabkan terdapat pembuluh darah halus di bawah kulit.

 

2. Menangis Tanpa Air Mata

Bayi baru lahir tidak akan memproduksi air mata hingga ia berusia beberapa minggu. Hal tersebut terjadi lantaran kelenjar air mata si kecil belum benar-benar berkembang secara sempurna. Setelah berumur sekitar 2 hingga 3 bulan barulah bayi menangis dengan linangan air mata. Karena di usia tersebut produksi air mata bayi akan semakin meningkat.

Bayi Baru Lahir

Image: www.vizionphotographyblog.com

3. Berhenti Napas Selama Beberapa Detik

Bayi baru lahir seringkali berhenti bernapas ataupun ada jeda pengambilan napas selama waktu beberapa detik. Kondisi itu disebut periodic breathing ataupun napas periodik. Meskipun demikian tidak ada perubahan pada irama jantung & tidak sampai membuat bibir si kecil membiru akibat adanya penurunan konsentrasi oksigen. Periodic breathing ini umumnya menghilang ketika bayi berusia 2 bulan.

 

4. Punya Tulang Lebih Banyak

Ketika lahir, jumlah tulang bayi seuanya berjumlah 350. Namun seiring bertambahnya usia bayi, jumlah tulangnya berkurang menjadi 206 karena beberapa tulangnya telah menyatu.

 

5. Bisa Menelan & Bernapas Hampir Bersamaan

Di saat manusia beranjak de-wasa, laringnya bergerak ke posisi lebih rendah dibandingkan ketika masih bayi. Hal tersebut membuat celah yang cukup besar antara mulut & laring bagian atas. Karenanya saat de-wasa menelan sambil bernapas adalah hal yang sulit dilakukan. Padahal saat bayi, manusia benapas & menelan dengan waktu yang sangat cepat sekali sehingga bisa dilakukan hampir bersamaan dalam satu waktu.

 

6. Selalu Ingin Tidur

Menurut profesor ahli pediatri dari Indiana School of Medicine – Indianapolis yang bernama William A Engle, selama dalam kurun waktu beberapa minggu pertama dalam hidupnya si kecil akan tidur 18-22 jam setiap hari. Bayi Anda akan tidur cukup lama di saat siang hari namun pada pukul tiga pagi si kecil seringkali sudah kembali terjaga. Baca juga: 4 Tips Cerdas Mengatur Pola Tidur Bayi.

 

7. Kaki Berbentuk Huruf ‘O

Dr Yoyos Dias Ismiarto, SpOT(K), seorang staf Departemen Orthopaedi & Traumatologi RS Hasan Sadikin Bandung mengatakan bahwa kaki bayi saat lahir akan berbentuk menyerupai huruf ‘O’. Ini disebabkan saat di rahim ibu, bayi akan berada dalam posisi yang meringkuk. Posisi meringkuk ini adalah bagian adaptasi janin pada rahim ibunya yang sempit agar ia merasa nyaman. Lama-kelamaan tulang kaki si kecil akan lurus dengan sendirinya ketika berusia 1-2 tahun.

 

8. Tersenyum Saat Tidur

Pamela Garcy, PhD, salah seorang psikolog klinis dari Dallas, AS, mengatakan bahwa selama dalam fase tidur rapid eye movement atau REM, tubuh bayi akan mengalami perubahan fisiologis yang dapat mengaktifkan refleks tertentu. Salah satunya ialah senyum. Senyum bayi pada masa-masa awal hidupnya merupakan reaksi fisik & bukan tanda emosional. Refleks lainnya yang mungkin muncul di saat tidur ialah refleks terkejut, dimana biasanya kedua tangan si buah hati akan terangkat, ataupun akan refleks mengisap.

 

9. Tidak Memiliki Tempurung Lutut

Bayi baru lahir tidak memiliki tempurung lutut. Dia hanya punya kartilago tulang pada bagian lututnya sebelum pada akhirnya tulang tempurung lututnya akan benar-benar muncul pada usia 6 bulan.

 

10. Akan Kehilangan Rambut

Saat lahir, seluruh kulit badan bayi ditumbuhi oleh rambut-rambut halus. Rambut ini dinamakan lanugo. Nah, rambut-rambut tersebut akan rontok secara perlahan, sehingga seringkali tidak disadari. Lanugo ini akan benar benar menghilang tidak lama kemudian. Baca juga: 6 Tips Perawatan Rambut Bayi Baru Lahir.

 

11. Memiliki Wangi Yang Khas

Bayi biasanya punya bau wangi yang menyenangkan. Bahkan mulutnya juga wangi. Sebuah studi mengungkapkan bau bayi ini sebenarnya merupakan senyawa kimia yang jadi media komunikasi sekaligus sarana dalam membentuk ikatan antara bayi dengan ibunya. Bau tersebut akan menimbulkan reaksi di dalam otak Kita yang serupa dengan memakan makanan enak ataupun bahkan berhu-bungan int!m.

 

12. Tidak Menyukai Suasana Sunyi

Bayi baru lahir tidak menyukai suasana yang terlalu sunyi. Dr Wiyarni Pambudi SpA mengatakan bahwa selama kurun 9 bulan di rahim, janin tidak berada di dalam tempat yang hening. Ada aliran darah, serta ada desis usus yang selalu menemaninya. Karena hal itulah salah satu cara untuk menenangkan bayi adalah dengan cara shushing ataupun memberikan suara ‘Shhh… shhhh’.

 

13. Memiliki Sejumlah Reflek

Saat lahir, bayi telah mempunyai sejumlah reflek. Selain refleknya mengisap untuk dapat memudahkan menyusu kepada ibunya, bayi juga punya reflek moro ataupun reflek kejut. Ketika terkejut karena reflek tersebut, tangan bayi akan terlihat memposisikan seperti petinju. Refleks ini dapat membantu bayi beradaptasi & menyesuaikan dirinya dengan lingkungan baru.

 

14. Berat Badan Bayi Turun Pada Minggu Pertama

Di saat minggu pertamanya, bayi dapat kehilangan 5-10 persen berat badannya meskipun ia menyusu setiap jam. Hal tersebut dikarenakan si kecil kehilangan cairan dari mekonium. Namun di minggu ke 2 hidupnya, bobotnya akan kembali lagi, bahkan akan bertambah dari sebelumnya.

 

15. Bintik Putih Di Wajah

Jangan khawatir apabila di pipi si kecil yang baru lahir ternyata muncul bintik-bintik putih kecil yang disebut dengan milia. Lebih dari separuh bayi yang baru dilahirkan mengalaminya. Kondisi seperti ini umumnya akan menghilang dalam seminggu pertama.

 

16. Menangis Kencang Tanpa Alasan

Bayi bisa menangis begitu saja dengan kencang meskipun kondisinya tidak apa-apa dan dia baru saja menyusu. Seorang dokter anak di Encinitas – California, Christine Wood, MD., menamakannya dengan ‘kebosanan’ sehingga bayi merasa kesal dan ingin disentuh ataupun merasakan suasana yang baru. Dianjurkan untuk mengajak si kecil bermain ataupun berjalan-jalan bila bayi mengalami hal ini.

 

17. Mengorok & Cegukan

Dokter anak William Sears, MD menjelaskan bahwa mengorok & cegukan akan sering dialami oleh bayi sampai usianya dua sampai tiga bulan. Salah satu faktornya penyababnya adalah ekstra produksi air liur sebagai persiapan pembentukan gigi. Bayi juga dapat bersin sebagai bentuk kerja hidungnya yang menyaring partikel ketika bernapas atau karena banyaknya kotoran di hidung bayi. Baca juga: 8 Tips Mudah Atasi Cegukan Bayi.

 

18. Mempunyai Kepala yang Besar

25-30% berat badan bayi ialah berat kepalanya.  Otaknya sendiri merupakan jumlah 10 persen dari total berat badannya. Dan hal tersebut akan berkembang seiring berjalannya waktu.

 

19. Feses Pertamanya Hijau Kehitaman

Feses pertama bayi ataupun mekonium diproduksi bayi baru lahir pada dua hari pertama hidupnya. Jangan terkejut apabila warnanya hijau tua agak kehitaman. Karena lama kelamaan warna hijau tua dari mekonium akan berbah jadi warna hijau kecokelatan, kemudian berubah jadi kuning dengan materi yang lebih padat.

 

20. Suara Grok Saat Bernapas

Pada bayi baru lahir, mungkin Anda pernah mendengar suara ‘grok-grok’ krtika dia bernapas. Ini wajar saja lantaran saluran napas bayi masih ‘lunak’, jadi pada saat bayi baru dilahirkan dan menghirup napas, terciptalah tegangan negatif yang akan membuat suara tersebut. Sejalan dengan usia dan cpertumbuhannya serta diperkuat dengan selalu menjemur bayi Anda di bawah sinar matahari yang tentunya mengandung vitamin D maka itu mampu mengoptimalkan fungsi dari pernapasannya.

 

21. Hanya Mampu Melihat Warna Hitam Putih

Bayi baru lahir baru dapat melihat warna hitam & puti sajah. Lalu di saat usianya mencapai 4 bulan, barulah mereka akan mengenali berbagai warna yang cerah. Ada baiknya Anda memberikan mainan yang cerah & menarik, misalnya yang dilengkapi dengan bunyi-bunyian supaya penglihatan si kecil bisa terlatih.

 

22. Seperti Ada Ketombe Di Kepalanya

Beberapa bayi baru lahir, pada kepalanya ada yang tampak kotor seperti kerak ketombe. Hal tersebut disebut cradle cap ataupun kulit kepala yang tampak berkerak. Kerak tersebut bisa di hilangkan dengan penggunaan sampo, lotion ataupun salep.

 

23. Matanya Terlihat Juling

Mata bayi yang baru lahir biasanya tampakt juling karena belum fokus di saat melihat. Menurut dr Marissa T.S. Pudjiadi, SpA pada umumnya ketika berumur 3-4 bulan, mata bayi sudah mampu melihat sesuatu dengan lebih fokus sehingga sudah tak lagi tampak juling.

 

24. Kulitnya Kuning

Kulit kuning biasa ditemukan pada bayi yang baru lahir. Dr Aditya Suryansyah, SpA menjelaskan bahwa kulit kuning ini adalah fisiologis bila mulai timbul di hari 2-3 dengan kadarnya yang rendah. Tapi, bila kadar bilirubin ini mencapai di atas 10, harus ada penanganan yang serius, terutama pada bayi usia di bawah umur 7 hari. Baca juga: Mengatasi Penyakit Kuning Bayi.

 

25. Penglihatannya Masih Samar

Ketika baru saja dilahirkan, bayi punya penglihatan yang masih kabur, terutama saat melihat objek yang cukup jauh. Tapi jangan khawatir, dia mampu melihat wajah Anda, apabila Anda mendekatkan wajah kepadanya dengan jarak sekitar 20 hingga 38 cm.

Cara merawat bayi

Image: bellophoto.net

26. Mengenali Lagu Yang Didengarnya Sejak Dalam Kandungan

Bayi mengenali lagu dan suara yang mereka dengar di dalam kandungan sampai empat bulan setelah kelahirannya. Demikian menurut sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh University of Helsinki. Oleh karena itu, ketika bayi baru lahir sedang rewel Anda bisa coba memperdengarkan lagu-lagu ataupun suara yang biasa didengarkan saat hamil, karena bisa jadi akan membuat bayi Anda lebih tenang.

 

27. Memasukkan Apapun Ke Mulutnya

Bayi baru lahir kadang-kadang memasukkan jari-jari ke mulutnya. Beberapa bulan kemudian, di saat sudah bisa memegang suatu benda, bayi juga cenderung memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya. Penelitian ilmiah di Prancis menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir memang mempunyai naluri untuk meletakkan berbagai sesuatu di mulutnya sebagai bagian dari upaya untuk bertahan hidup. Sebab memasukkan sesuatu ke mulutnya diartikan sebagai kemampuan untuk dapat makan.

 

28. Area Sekitar Mulutnya Paling Sensitif

Bayi yang baru lahir dan begitu lemah itu memakai sentuhan untuk mengeksplorasi apapun yang berada di sekelilingnya. Nah, reseptor sentuhan bayi yang paling sensitif ialah di sekitar mulutnya.

 

29. Mampu Mengenali Suara Ibu

Saat baru lahir, kemampuan mendengar si kecil belumlah sempurna. Tapi bayi mampu mengenali suara ibunya, suara yang selalu ia dengar & paling jelas saat masih berada dalam kandungan. Oleh sebab itu mereka merespons lebih baik pada suara ibunya ketimbang pada suara orang lain. Studi ilmiah dari Kanada menyebutkan bahwa bayi baru lahir yang sedang tertidur juga dapat mengenali suara ibunya tersebut hanya dari satu kata, dan bisa mengaktifkan otak yang berkaitan dengan kemampuan bahasanya. Baca juga: Sentuhan Ibu Berefek Ajaib Bagi Bayi.

 

30. Bernapas Lebih Cepat

Seorang bayi yang baru lahir bernapas jauh lebih cepat dibandingkan orang de-wasa atau anak-anak. Tingkat pernapasan normalnya sekitar 40 kali per menit, sedangkan pada orang de-wasa bernapas antara 12 hingga 20 kali per menit.

 

31. Punya 10 Ribu Titik Pengecap Rasa

Bayi yang baru lahir mempunyai 10 ribu titik pengecap rasa. Jumlah tersebut jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan yang dimiliki orang de-wasa. Nah, titik-titik pengecap rasa tersebut selain ada pada lidah bayi, ada juga di bagian sampingnya, bagian belakang dan juga langit-langit mulutnya. Tapi seiring pertumbuhannya, titik-titik dari pengecap rasa di mulut si kecil akan menghilang, sehingga tidak lagi sebanyak itu.

 

32. Perutnya Kecil

Bayi memiliki sebuah perut yang sangat kecil. Saat ia masih berusia satu hari, ukuran dari lambung bayi ini sebesar biji kemiri. Sebab itu, ibu tidak perlu memberinya susu tambahan jika ASI ibunya masih sedikit. Pada usia 3 hari, lambung bayi akan meningkat ukurannya jadi seukuran anggur dengan ukuran sedang. Dalam masa tersebut, ASI ibu biasanya mulai banyak.

 

33. Kepala Tidak Rata

Umumnya bayi yang baru lahir punya kepala tidak rata & berbentuk lonjong. Mereka yang lahir lewat persalinan normal biasanya memiliki bentuk kepala lonjong meruncing, hal tersebut terjadi karena di saat lahir, bayi lewat jalan lahir. Tapi bentuk kepalanya masih bisa berubah. Oleh karena itu bayi disarankan agar tidak terlalu banyak menghabiskan waktunya di satu posisi.

 

34. Ubun-Ubun Menutup Saat Usia 6-20 Bulan

Perhatikan kepala bayi Anda yang baru lahir, pasti Anda akan menemukan bagian yang cukup lunak dan terkesan rapuh. Itulah yang disebut anterior fontanel ataupun ubun-ubun. Ubun-ubun ini muncul karena tulang-tulang kepala bayi belum dapat menyambung satu sama lain. Pada umumnya, ubun-ubun akan menutup apa usia 6-20 bulan. Apabila ubun-ubun ini terlalu cepat menutup, maka tulang-tulangnya yang bersambungan akan menutup juga.

 

35. Kondisi Ubun-Ubun Bisa Jadi Petunjuk Dehidrasi

Bayi yang kekurangan cairan ataupun dehidrasi dapat ditunjukkan lewat kondisi anterior fontanel ataupun ubun-ubun yang biasanya tampak di kepala bagian depan. Apabila ubun-ubun melesak ke bawah, itu tandanya bayi dehidrasi sehingga harus segera Anda bawa ke dokter. Sedangkan jika ubun-ubun si kecil menonjol terus, ini dapat menjadi pertanda adanya sebuah peningkatan tekanan di dalam kepalanya.

 

36. Bersin-Bersin Bukan Berarti Sakit

Beberapa bayi yang baru lahir kerap bersin beberapa kali di dalam rentang waktu yang cukup singkat. Bahkan dalam beberapa menit setelah ia dilahirkan, bayi bisa bersin-bersin. Ini sebenarnya tidak selalu pertanda sakit, tapi sensitivitas ekstra yang dipunyai bayi terhadap kondisi di sekelilingnya. Bisa saja itu merupakan respons untuk dapat menghalau partikel asing kecil pada saluran hidungnya. Saat ia menyesuaikan diri dengan adanya cahaya, bayi juga dapat bersin. Bersin juga dapat terjadi sebagai mekanisme tubuh bayi dalam menyingkirkan len-dir atau sisa cairan ke-tuban di dalam pernapasannya. Baca juga: 6 Masalah Kesehatan Bayi Yang Baru Lahir.

 

37. Otak Bayi Berkembang Dengan Sangat Cepat

Setelah lahir otak manusia akan tumbuh dengan pesat & bahkan sudah mencapai ukuran 60% dari ukuran otak de-wasa saat dia mencapai usia sekitar 1 tahun. Saat memasuki usia taman kanak-kanak otaknya sudah mencapai ukuran penuh meskipun belum selesai berkembang hinggad ia berusia 20-an tahun. Secara umum, otak tidak pernah berhenti untuk berubah menjadi lebih baik ataupun justru lebih buruk. Baca juga: 10 Nutrisi Untuk Perkembangan Otak Anak.

 

38. Mengoceh Adalah Sinyal Bayi Belajar

Bayi biasanya akan mengeluarkan suara untuk dapat menyampaikan ketertarikannya kepada sesuatu. Secara khusus mengoceh ini merupakan sinyal yang diberikan oleh bayi bahwa dia siap untuk belajar. Karena itulah salah satu hal simple yang dapat membuat bayi Anda belajar ialah dengan sering mengajaknya berbicara, banyak dialog yang baik dan benar dengan anak serta orangtua juga harus merespons ucapan bayinya dengan vokalisasi berjeda.

 

39. Bayi Butuh Sedikitnya 3 Orang Berbeda

Sebuah studi ilmiah yang dilaporkan di dalam jurnal Monographs of-the Society for Research in Child Development pada tahun 1995 membuktikan bahwa bayi membutuhkan sedikitnya 3 orang de-wasa yang mengajaknya untuk berinteraksi. Hal tersebut membuktikan bahwa bayi Anda membutuhkan orang de-wasa lainnya selain orang tuanya sendiri. Orang de-wasa ini bisa saja kakek, nenek, pengasuhnya, teman ataupun anggota keluarga lainnya. Kondisi seperti ini akan membantu bayi Anda belajar untuk membaca ekspresi wajah orang yang berbeda-beda serta untuk memperluas kemampuannya dalam mengerti perspektif orang lain. Pada umumnya bayi mulai dapat mengartikan emosi orang de-wasa saat ia berusia 7 bulan.

 

40. Wajah Bayi Berubah

Saat bayi Anda baru saja lahir, mungkin Anda akan dapat melihat wajahnya yang sedikit bengkak. Ini merupakan sebuah akibat dari akumulasi cairan saat ia masih berada di dalam kandungan ditambah perjalanan yang tidak mulus saat melalui jalan lahir untuk kemudian ia lahir ke dunia. Terkadang daun telinga bayi yang baru lahir sedikit terlipat, hidungnya tampak datar, atau rahangnya yang terlihat sedikit bengkok. Karena hilangnya cairan ekstra yang didapatkan di dalam rahim serta hilangnya trauma ketika lahir, perlahan wajah bayi Anda akan berubah. Setelah beberapa hari kemudian atau beberapa pekan, mungkin buah hati akan semakin mirip wajahnya dengan Anda dan suami.

 

41. Pay-udara Sedikit Membengkak

Bayi laki-laki ataupun perempuan lahir dengan pay-udara yang sedikit membengkak. Hal ini dikarenakan bayi dapat menerima asupan hormon perempuan yang berasal dari plasenta sebelum kelahirannya.

 

42. Bayi Bisa Keputihan

Bayi perempuan Anda yang baru saja dilahirkan mungkin saja mengeluarkan cairan yang tak berwarna ataupun berwarna putih seperti warna keputihan dari organ geni-talnya. Padahal umumnya yang dapat mengalami keputihan ialah wanita de-wasa. Apabila bayi perempuan Anda mengalaminya, sebaiknya Anda tidak perlu cemas. Dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, SpA MARS di dalam buku ‘Anak Sehat : 100 Solusi Sehat Dr Tiwi’ menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan hal yang normal. Bahkan pernah terjadi juga beberapa bayi yang baru lahir mengeluarkan darah, seperti layaknya darah haid. Baca juga: 20 Tips Perawatan Bayi yang Baru Lahir.

 

43. Tangan Yang Dominan Digunakan

Tangan kanan atau tangan kiri yang nantinya akan dominan digunakan oleh bayi telah ditentukan sejak usia kehamilan ibunya 10 minggu di dalam rahim.

 

44. Kepala Teraba Panas

Terkadang kepala bayi Anda sering terasa panas. Itu masih terhitung wajar, sebab pada bayi, kulit bagian kepalanya memang relatif lebih tipis & kulit bagian lain serta terdapat banyak pembuluh darah di bagian bawahnya. Tapi ingat, bagian kepala yang teraba hangat pada bayi belum tentu demam. Suhu yang normal pada tubuh bayi adalah 36,5 hingga 37,5 derajat celcius. Apabila anak Anda demam melebihi suhu tersebut & diiringi dengan pengurangan naf-su makan & minum, sebaiknya Anda segera membawa si kecil ke dokter. Ingat, ukur dulu suhu tubuh bayi dengan menggunakan termometer.

 

45. Wajah Lucu & Menggemaskan

Bayi menjadi lucu dan menggemaskan bukan tanpa alasan. Semua bayi dilahirkan memang lucu untuk menggugah sebuah insting melindungi dari orang de-wasa. Dalam sebuah penelitian ilmiah yang pernah dipublikasikan secara luas di tahun 2011 lalu, tim psikolog dari negara Cina dan juga dari Kanada menemukan bukti bahwa bayi dinilai lebih imut & lucu jika dibandingkan dengan anak anak. Tingkat kelucuan tersebut akan turun saat bayi Anda memasuki usia 4 tahun. Pada bayi, penampilan yang tampak lucu ini benar-benar masalah hidup & mati. Penelitian lainnya menemukan bahwa bayi yang mempunyai mata kecil, dahi datar & wajah persegi cenderung kurang mendapatkan perhatian. Baca juga: 50 Perlengkapan Bayi Baru Lahir Ini Harus Disiapkan.

 

46. Mengalami E-reksi

Erek-si juga dapat dialami oleh bayi laki-laki, ini umumnya terjadi sebelum si buah hati buang air kecil. Sementara itu tes-tis bayi yang baru lahir sering kali sulit dirasakan, hal tersebut karena otot yang melekat pada tes-tis menariknya ke dalam pangkal paha bayi dengan cepat saat area geni-talnya disentuh ataupun karena udara dingin.

Perawatan bayi

Image: imgkid.com

47. Sering Pipis

Lebih dari 95% bayi yang baru lahir kencing di dalam 24 jam pertamanya. Otot kandung kemih si kecil yang baru lahir belum berkembang dengan sempurna sehingga bayi baru lahir akan mulai berkemih dalam beberapa menit sekali.

 

48. Ingatan Bayi Sebelum 3 tahun Akan Hilang

Anak-anak tidak akan ingat banyak peristiwa yang dialaminya pada saat usianya masih di bawah tiga tahun. Psikolog menyebut hal tersebut sebagai ‘amnesia kanak-kanak’. Tentang hal ini, para ahli saraf mempercayai bahwa pengalaman awal tidak akan dapat disimpan dalam bank memori jangka panjang manusia. Sebab mesin rekaman otaknya belum berfungsi dikarenakan kemampuan bahasa pada setiap bayi yang belum sempurna.

 

49. Berenang Dengan Baik

Bayi terlahir dengan kemampuan untuk berenang yang baik dan juga dapat menahan napasnya. Tapi kemampuan tersebut akan cepat menghilang.

 

50. Warna Mata Bayi Bisa Berubah

Pada dasarnya, setiap bayi lahir dengan warna matanya yang cerah & proses pigmentasi pada iris mata bayi belum benar-benar bekerja. Warna asli dari mata bayi akan terlihat pada saat bayi berusia sekitar 6 bulan.


Tips Balita

Itulah 50 fakta bayi baru lahir yang wajib diketahui orangtua. Dengan berbagai fakta ilmiah di atas, Anda tidak perlu merasa khawatir jika ada beberapa kondisi seperti pada 50 poitn di atas, baik sebagian ataupun seluruhnya pada pada si kecil saat baru dilahirkan.

Tags: Bayi Baru Lahir

Related Post "50 FAKTA BAYI BARU LAHIR INI WAJIB DIKETAHUI ORANGTUA"

5 TIPS MENGASUH BAYI TANPA BABYSITTER
5 tips mengasuh bayi tanpa babysitter ini
ANAK BALITA SERING SAKIT, WAJARKAH?
Anak balita sering sakit, wajarkah? Tidak bisa
BAHAYA BEDAK BAYI & CARA AMAN MENGGUNAKANNYA
Bunda, ketahui bahaya bedak bayi dan cara
4 MANFAAT IKAN UNTUK MPASI BAYI, TIPS & RESEP
Bunda, ketahui 4 manfaat ikan untuk MPASI