5 MASALAH KESEHATAN BAYI BARU LAHIR

5 Masalah Kesehatan Bayi Baru Lahir – Bayi yang baru lahir dan sedang menjalani minggu-minggu pertama dalam kehidupannya akan mengembangkan beberapa macam masalah kesehatan. Masalah kesehatan tersebut wajar terjadi dikarenakan organ tubuh bayi belum dapat berfungsi secara optimal, namun orangtua harus mencari tahu cara untuk mengatasinya. Berikut ini adalah 5 masalah kesehatan bayi baru lahir yang wajar terjadi sebagaimana pernah dilansir oleh Pregnancy and Baby:

1. Muntah dan gumoh bayi

Para ahli mengatakan bahwa muntah atau gumoh pada bayi yang disebabkan oleh refluks asam merupakan hal yang normal pada bayi yang sedang bersendawa, batuk ataupun menangis setelah si kecil minum susu. Gumoh biasa terjadi pada separuh dari semua bayi yang baru lahir hingga berusia 1 tahun. Bayi gumoh seringkali disebabkan karena katup yang ada diantara kerongkongan dan juga perutnya belum dapat bekerja secara sempurna sehingga hal tersebut bisa mengakibatkan adanya refluks asam. Minimalkan kemungkinan si kecil gumoh dengan menjaga bayi Anda agar tubuhnya tetap tegak hingga kurang lebih 45 menit setelah sang ibu menyusui dan juga harus menghindari popoknya agar jangan terlalu ketat.

Bayi baru lahir

Image: healthmeup.com

Pilihlah ukuran botol susu yang bagian ujung dot-nya tidak trerlalu besar dan sesuai agar tidak banyak cairan susu yang diminum bayi atau arus susu dari dot bayi yang lambat karena bayi bisa mengisap lebih kuat sehingga meningkatkan udara yang nantinya masuk ke perut bersama susu.

2.Sakit perut pada bayi

Apabila bayi menangis selama lebih dari tiga jam sehari atau selama 3 hari dalam seminggu dan bertahan sampai berminggu-minggu, mungkin saja bayi mengembangkan kolik yang dapat menyebabkan sakit perut. Kondisi seperti ini normal dan sering dialami oleh bayi yang baru lahir. Biasanya kondisi seperti ini akan cepat sembuh dengan sendirinya ketika si bayi berusia 3 hingga 4 bulan. Para ahli juga meyakini bahwa hal tersebut diakibatkan karena si kecil belum terbiasa dengan lingkungannya yang baru sehingga Anda mungkin bisat meringankannya dengan cara membedong bayi dan juga membuatnya nyaman.

3. Flu pada bayi

Infeksi saluran pernapasan bagian atas yang ditandai dengan bagian hidung tersumbat, pilek dan batuk serta mungkin demam yang sangat lumrah dan sering terjadi pada bayi. Bahkan terkadang, bayi mengalami 8 hingga 10 kali flu di dalam satu musim. Hal tersebut karena sistem kekebalan tubuh si kecil belum dapat bekerja secara optimal. Cobalah untuk mengatasi hidung yang tersumbat dengan tetes garam atau lebih baik lagi segera menghubungi dokter apabila bayi mulai demam.

4. Sembelit pada bayi

Setiap bayi mempunyai kebiasaan buang air besar yang berbeda. Sementara itu beberapa bayi buang air besar dari tiga sampai lima kali dalam sehari, bayi yang lainnya bisa buang air besar sekali selama kurun 3 hari. Susu formula biasanya akan menyebabkan intensitas BAB pada bayi lebih sedikit jika dibandingkan dengan bayi yang minum ASI. Tanda-tanda sembelit pada si kecil adalah bayi yang tampak tegang atau mengejan pada saat buang air besar namun tidak ada kotoran yang keluar ataupun keluar darah dari a-nusnya akibat terlalu kuat saat mendorong tinja. Yang pertama kali harus dilakukan orangtua adalah untuk mengatasi hal ini untuk memastikan penyebabnya, apakah karena ada perubahan makanan dari ASI kepada susu formula ataupun makanan padat.

Apabila bayi Anda sembelit selama dalam fase transisi pemberian menu makanan padat, cobalah Anda memberikan bubur buah pir ataupun plum. Namun apabila sembelit tersebut tidak ada hubungannya dengan periode transisi makanan, periksakan bayi Anda segera ke dokter.

5. Diare pada bayi

Tinja yang berair sebenarnya lebih mengkhawatirkan dibandingkan sembelit. Diare bisa disebabkan oleh sesuatu yang mungkin Anda makan jika Anda sedang menyusui atau pada saat bayi mengalami infeksi. Bayi bisa saja mengalami dehidrasi apabila buang air besar dengan tinja bayi yang berair lebih dari 5 hingga 8 kali selama dalam 8 jam.

Tanda-tanda lainnya termasuk bayi yang menangis tanpa air mata, jarang sekali buang air kecil dan matanya yang terlihat cekung. Anda mungkin harus memeriksakan bayi Anda ke dokter agar diberikan cairan oralit yang memiliki elektrolit untuk menghidrasi tubuhnya. Baca juga: Cara Mengobati Bayi Diare Di Rumah Sendiri.

Itulah 5 masalah kesehatan bayi baru lahir yang meskipun wajar dan sering terjadi pada bayi baru lahir sampai beberapa bulan setelahnya, Anda sebaiknya selalu memeriksakan si kecil ke dokter anak agar kesehatan buah hati selalu terjaga.

Tags: Merawat Bayi

Related Post "5 MASALAH KESEHATAN BAYI BARU LAHIR"

MAKANAN IBU MENYUSUI AGAR BAYI CERDAS & PINTAR
Apa saja makanan ibu menyusui agar bayi
PILIH GENDONGAN BAYI DEPAN ATAU SAMPING? INI PLUS MINUSNYA!
Pilih gendongan bayi depan atau samping? Pertanyaan
5 TIPS MENGASUH BAYI TANPA BABYSITTER
5 tips mengasuh bayi tanpa babysitter ini
ANAK BALITA SERING SAKIT, WAJARKAH?
Anak balita sering sakit, wajarkah? Tidak bisa