CARA MENDIDIK ANAK AGAR BERJIWA PEMIMPIN

Cara Mendidik Anak Agar Berjiwa PemimpinOrang tua mana yang tidak mau jika anak kesayangannya tumbuh dengan sehat dan menjadi seorang pribadi yang sukses di masa depan. Pribadi yang sukses sejatinya adalah pribadi yang berjiwa pemimpin, orang yang mampu memimpin dirinya sendiri ataupun orang lain.

Sebagaimana pernah disampaikan oleh seorang psikolog anak dan keluarga, yaitu Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si bahwa untuk dapat menumbuhkan jiwa seorang pemimpin bisa dimulai pada saat usia anak masih kecil atau sedini mungkin.

Psikolog yang lebih akrab disapa dengan Nina itu menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan yang mendasar antara anak yang berkarakter pemimpin dengan karakter pemimpin pada orang dew-asa, hanya saja implementasinya di dalam kehidupan sehari-hari yang tentu saja berbeda. Karakter si kecil berjiwa pemimpin diantaranya adalah percaya diri, komunikatif, mempunyai kemampuan decision making, mempunyai sikap tanggung jawab, dapat mengarahkan dan juga memotivasi orang lain serta menghargai perbedaan. Sebagaimana dilansir oleh laman Tribunnews.com
Anak yang bertanggungjawab
Lantas bagaimana cara mendidik anak agar berjiwa pemimpin? Mewujudkan seorang ‘pemimpin kecilbisa dimulai sejak usia nol dengan jalan menumbuhkan rasa percaya diri si kecil terlebihdulu. Di sinilah peran Bunda menjadi sangat penting.

Nina juga mengatakan bahwa ada teori fase basic trust dari Erik Erikson, seorang psikolog kenamaan. Ini merupakan fase dimana bayi sepenuhnya percaya kepada ibunya. Apabila kebutuhan bayi tidak sepenuhnya terpenuhi oleh Bundanya, maka bayi akan merasa kebutuhannya salah, akhirnya bayi akan merasa tidak percaya diri.

Nina lantas mencontohkan situasi pada saat bayi menangis karena kelaparan namun Bundanya malah acuh atau bahkan menggerutu. Jika anak bisa percaya kepada Bunda dan lingkungannya maka dia juga cenderung akan tumbuh menjadi sosok pribadi yang percaya diri.

Saat memasuki usia batita, sebaiknya mulai ditanamkan kemampuan untuk berkomunikasi pada buah hati. Jika bersosialisasi mungkin belum sepenuhnya bisa karena anak batita masih bersikap egosentris. Ini berbeda dengan egois. Egosentris ini artinya anak masih merasa tertarik dengan dirinya sendiri.

Nah, baru pada usia anak balita, mereka mulai didorong untuk dapat bersosialisasi, berteman dan juga belajar berbagi dengan orang lain. Oleh karena itu orang tua sebaiknya jangan terlalu sering mengurung anaknya di rumah hanya karena alasan takut anak nantinya bergaul dengan anak nakal. Bagaimanapun anak-anak harus belajar untuk berteman dengan anak-anak lain yang mungkin saja tidak menyenangkan ataupun tidak selalu sependapat. Masih menurut Nina, secara tidak langsung hal seperti ini dapat melatih beberapa karakter dasar seorang pemimpin yaitu mampu untuk bernegosiasi dan juga mengarahkan orang lain.

Ketika anak Anda berbuat salah, misalnya menumpahkan minuman, Nina menyarankan agar orang tua mengajari mereka bagaimana cara untuk membersihkannya. Jika usaha mereka optimal, orang tua jangan enggan untuk memberikan sebuah pujian. Di sini, anak Anda akan belajar cara untuk bertanggungjawab.
Anak yang bertanggungjawab 2
Mengasah naluri anak agar berjiwa pemimpin juga bisa dilakukan di sekolahnya. Nina mencontohkan tentang adanya kegiatan sebuah sekolah untuk anak usia dini (PAUD) di UtrechtBelanda, yang pernah dikunjunginya. Di sekolah tersebut tersedia semacam tabel kegiatan yang bisa dipilih oleh siswa sesuai dengan keinginan mereka. Jadi, anak akan belajar tentang decision making.Selain itu, guru di sana juga membiasakan anak yang paling tua untuk mengarahkan adik-adiknya naik ataupun turun dari tangga ketika berpindah ruangan yang beda lantai. Semuanya sangat mungkin untuk kita terapkan di sini karena cara yang dapat dilakukan sangat simpel.

Dalam melahirkan seorang pemimpin kecil, menstimulasi anak dengan asupan nutrisi yang sesuai sama pentingnya dengan berbagai aktivitas tersebut. Maka dari, Nina menyarankan agar para orang tua tetap memberikan makanan yang memiliki gizi seimbang.

Itulah cara mendidik anak agar berjiwa pemimpin, cara yang bisa diterapkan dengan simple oleh para orang tua sedini mungkin pada anak-anaknya. Selamat mencoba Bunda!

Tags: mendidik anak

Related Post "CARA MENDIDIK ANAK AGAR BERJIWA PEMIMPIN"

5 MANFAAT BERMAIN PUZZLE BAGI ANAK & BALITA
Ada 5 manfaat bermain puzzle bagi anak.
5 TANDA PERKEMBANGAN ANAK BAYI YANG TERLAMBAT
Ada beberapa tanda perkembangan anak bayi yang
4 CARA MELATIH BAYI BELAJAR TENGKURAP
Bunda saat ini sedang mencoba cara melatih
CARA MENGETAHUI & MELATIH BAKAT TERPENDAM ANAK
Tahukah Anda bahwa ada cara mengetahui &