CARA MENDIDIK ANAK TOILET TRAINING AGAR TIDAK NGOMPOL

Cara Mendidik Anak Toilet Training Agar Tidak Ngompol – Sebelum membahas tentang cara mendidik anak toilet training agar tidak ngompol terus, sebaiknya kita juga memahami terlebih dahulu penyebab anak mengompol dan berapa usia normal anak berhenti mengompol. Mengompol adalah buang air kecil yang tidak pada tempatnya. Umumnya mengompol pada anak terjadi ketika dia tidur pada malam hari, akan tetapi hal ini bisa juga terjadi pada siang hari. Mengompol saat anak terjaga di siang hari biasanya terjadi karena ia asyik bermain, menonton televisi, sedang marah, cemas, atau merasa takut.

Jika si kecil sedang asyik bermain atau sedang menonton televisi, Anda bisa mengingatkannya saat jarak antara pipisnya sudah cukup lama. Sedangkan pada kondisi anak sedang marah, biasanya ia mengompol dengan sengaja sebagai salah satu bentuk protes. Anak bisa diberi pengertian bahwa dalam kondisi apapun tidak boleh mengompol. Beri pengertian juga bahwa air seni itu kotor dan mengandung penyakit sehingga perlu dihindari untuk menyentuhnya.
ngompol di celana
Mengenal penyebab mengompol pada anak

Mongompol masih dikatakan normal pada anak berusia 4 tahun. Anak laki-laki lebih sering mengompol dibandingkan anak perempuan. Hal lain yang mempengaruhi lama tidaknya seorang anak mengompol, sebagai berikut:

  • Maturitas atau kede-wasaan. Anak dengan maturitas cenderung akan cepat berhenti mengompol dengan sendirinya.
  • Intelegensi atau kecerdasan. Anak dengan intelegensi di bawah rata-rata, akan lama periode mengompolnya dibanding anak normal.
  • Penyakit kronik juga dapat menyebabkan anak sering mengompol.
  • Faktor budaya dan pola asuh orangtua atau pengasuh. Contoh : Budaya Jawa yang melakukan toilet training sejak bayi berusia 4 bulan. Biasanya saat bayi gelisah di pagi hari, ibu melepas celana bayi, lau mengangkat, menggendong dan memeluk bayi sambil mengatakan dengan lembut “ pipis, ya, Nak”, berulang – ulang. Cara seperti itu merupakan pembelajaran pertama bagi bayi untuk toilet training. Bila anak masih mengompol melewati usia normal, maka si ibu harus menganalisis untuk mengetahui penyebabnya. Bisa jadi salah satu penyebabnya adalah pemberian toilet training yang salah atau terlambat. Atau berkonsultasilah ke dokter untuk melihat kemungkinan adanya masalah pada organ tubuh atau psikologis, seperti lemahnya otot pada saluran kencing yang dapat menyebabkan anak tidak bisa menahan keinginan untuk pipis.

    ngompol di celana
    Melatih toilet training seharsnya sejak dini
Adapun biasanya seorang anak bisa dilatih toilet training sejak usia 4 bulan, namun biasanya anak menunjukkan kesiapannya saat berusia 18-24 bulan. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa proses ini membutuhkan waktu, pengertian, dan kesabaran dari orang tua. Umumnya butuh waktu 3-6 bulan, tapi ada juga yang kurang atau melebihi waktu tersebut.  Dibawah ini ada beberapa cara untuk melatih toilet training pada anak yang disampaikan oleh dr. Suzy Yusna Dewi, SpKJ, kepala instalansi kesehatan jiwa anak dan remaja :

  1. Latih anak untuk pipis di toilet sejak usia dini atau maksimal saat anak belajar berbicara.
  2. Jadwalkan pipis anak, misalnya setiap dua jam anak diajak ke toilet untuk pipis, apalagi kalau si kecil minum susu formula. Anak yang minum susu formula lebih sering pipis dibanding anak yang minum ASI.
  3. Biasakan anak untuk pipis sebelum tidur.
  4. Batasi anak minum minuman bersoda karena mengandung perangsang metabolisme yang memicu anak berkemih.
  5. Dorong  anak untuk minum air putih.

    ngompol di celana
    Mengajarkan toilet training dengan cinta
  6. Berikan konsekuensi pada anak yang suka mengompol. Misalnya dengan mengajak anak mengangkat seprai, celana bekas ompol, dan mencucinya.
  7. Konsisten terhadap aturan yang sudah ditetapkan dan jangan memberikan anak popok sekali pakai.
  8. Terus mengingatkan anak dengan lembut agar tidak pipis di celana atau kasur.

Itulah beberapa cara mendidik anak toilet training agar tidak ngompol. Lakukan semuanya dengan cinta, kelembutan dan kesabaran. Jangan memarahi anak karena mengompol karena itu kurang baik bagi perkembangan mentalnya.

Tags: mendidik anak

Related Post "CARA MENDIDIK ANAK TOILET TRAINING AGAR TIDAK NGOMPOL"

MAKANAN IBU MENYUSUI AGAR BAYI CERDAS & PINTAR
Apa saja makanan ibu menyusui agar bayi
PILIH GENDONGAN BAYI DEPAN ATAU SAMPING? INI PLUS MINUSNYA!
Pilih gendongan bayi depan atau samping? Pertanyaan
5 TIPS MENGASUH BAYI TANPA BABYSITTER
5 tips mengasuh bayi tanpa babysitter ini
ANAK BALITA SERING SAKIT, WAJARKAH?
Anak balita sering sakit, wajarkah? Tidak bisa